Cara sederhananya begini, Google Home di mana yang ada di tangan saya adalah produk lawas Google Home Mini ketika sudah dipasang dan disetel sesuai dengan petunjuk-petunjuk dari produsennya, maka sekarang kita bisa menggunakannya hanya dengan panggilan suara. Tentu saja seperti fungsinya speaker di mana tentu yang akan dikeluarkan adalah bunyi, walaupun bisa menggunakan peruntukan lainnya. Kata kunci yang menjadi mantranya adalah OK GOOGLE, maka sampaikan keinginan Anda.
Sekarang kalau Anda ingin mendengarkan lagu Cilene Dion misalnya, maka ucapkan, "OK GOOGLE, I WANT hear song from Cilene Dion" maka speaker ini akan memutarkan lagu-lagu Cilene Dion dengan pilihan dari Google sendiri. Tapi kalau kita ingin lagu yang spesifik dengan lagu yang kita inginkan maka ucapkan dulu "OK Google" dan sebutkan lagu serta penyanyinya, maka Google Home akan menampilkan lagu yang Anda inginkan. Jadi
Tapi sebenarnya alat ini bukan hanya urusan lagu saja yang mau memperhatikan apa yang menjadi keinginan kita, ketika kita mengutarakan apa saja, maka terkadang ia akan mengomentarinya. Saya mencoba untuk mengeluh begini, Today, I am very tired," dan jawabannya kira-kira begini, "Oh ia, Anda hari ini bekerja sangat keras sehingga kecapean. Saya akan memutarkan lagu-lagu country untuk Anda."
Memang sebagai sebuah alat atau benda, tentu tetap memiliki keterbatasan yang mungkin pihak Google akan terus mencarinya supaya menjadi sebuah kesempurnaan. Contohnya saja, tidak semua lagu yang saya minta termasuk beberapa lagu dalam bahasa Indonesia tapi Google home tidak bisa memenuhinya. Dengan mengatakan, saya tidak mengerti maksud Anda. Tapi sebagai sebuah alat yang bisa memberikan kemudahan kepada kita sebagai manusia, maka tentu saja bisa dikatakan alat ini adalah speaker pintar yang bisa menjawab sebagaian keinginan kita sebagai manusia yang tidak pernah mendapatkan kepuasan.
Mengenai cara setting Google Home ini, bisa dilihat di SINI
Tidak ada komentar: